Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Semoga humor-humor ini dapat menyegarkan hidup kita, dan memberikan inspirasi untuk produktivitas kita;

Showing posts with label Salah Faham. Show all posts
Showing posts with label Salah Faham. Show all posts

Wednesday, October 15, 2014

Belajar Kebijaksanaan

Seorang pemuda ingin belajar tentang kebijaksanaan hidup dari Udin. Udin bersedia, dengan catatan bahwa kebijaksanaan hanya bisa dipelajari dengan praktek. Pemuda itu pun bersedia menemani Udin dan melihat
perilakunya.

Malam itu Udin membakar kayu membuat api. Api kecil itu ditiup-tiupnya.
"Mengapa api itu kau tiup?" tanya sang darwis. "Agar lebih panas dan lebih besar apinya," jawab Udin.

Setelah api besar, Udin memasak sop. Sop menjadi panas. Udin menuangkannya ke dalam dua mangkok. Ia mengambil mangkoknya, kemudian meniup-niup sopnya.

"Mengapa sop itu kau tiup?" tanya sang darwis. "Agar lebih dingin dan enak dimakan," jawab Udin.

"Ah, aku rasa aku tidak jadi belajar darimu," ketus si darwis, "Engkau tidak bisa konsisten dengan pengetahuanmu."

Miskin dan Sepi

Seorang pemuda baru saja mewarisi kekayaan orang tuanya. Ia langsung terkenal sebagai orang kaya, dan banyak orang yang menjadi kawannya. Namun karena ia tidak cakap mengelola, tidak lama seluruh uangnya habis. Satu per satu kawan-kawannya pun menjauhinya.

Ketika ia benar-benar miskin dan sebatang kara, ia mendatangi Udin.
"Uang saya sudah habis, dan kawan-kawan saya meninggalkan saya. Apa yang harus saya lakukan?" keluh pemuda itu.

"Jangan khawatir," jawab Udin, "Segalanya akan normal kembali. Tunggu saja beberapa hari ini. Kau akan kembali tenang dan bahagia."

Pemuda itu gembira bukan main. "Jadi saya akan segera kembali kaya?"

"Bukan begitu maksudku. Kau salah tafsir. Maksudku, dalam waktu yang tidak terlalu lama, kau akan terbiasa menjadi orang yang miskin dan tidak mempunyai teman."

Toiletnya Pull

Ceritanya, kebanyakan orang2 di pabrik yg notabene nya masih udik, belum pernah naik pesawat...singkat cerita berangkatlah 1 kelompok menuju jepang, menggunakan pesawat...dalam perjalanan, ada 1 karyawan yg pengen pipis, krn yg dinaikin itu pesawat singapure airline, ijinlah karyawan tsb ke koordinator nya (gak ngerti tar klu nanya pramugarinya )

karyawan : "pak saya mau kencing, dimana wc nya?"

koordinator : "kebelakang aja, ntar ada tulisan toilet, masuk aja"

berjalan lah tuh karyawan ke belakang...

15 menit berlalu, karyawan itu belum kembali ke tempat duduknya...

30 menit, karyawan itu pun masih juga belum kembali...

udah ada sekitar 1 jam, akhirnya koordinator nya menyusul ke belakang, ternyata tuh karyawan masih berdiri didepan toilet..bertanya lah koordinatornya. .

koordinator : "heh, lama bener cm kencing juga"

karyawan : "penuh pak toiletnya"

koordinator : "emang tau dari mana klu toiletnya penuh?"

dengan polosnya karyawan itu bilang "itu pak, tulisannya PULL

Sonoan Dikit

Mamat anak juragan tanah, pewaris tunggal kekayaan Haji Sobri, yg saat ini sedang dirawat di RS dan dlm keadaan koma.

Khawatir bapaknya kagak ada umur, Mamat ingin Ustad Udin yang temen akrab bapaknya membimbing talkin agar bapaknya mati dlm khusnul khotimah. Ketika Ustad Udin mendekat tiba2 napasnye H. Sobri langsung ngap2an trus tangannya gerak2 kayak orang pengen nulis sesuatu.

Ustad Udin : "Mat, tolong lu ambilin pulpen ame kertas. Kayaknya Babe lu pengen nulis sesuatu". Abis nulis sesuatu, H.Sobri meninggal, dan buru2 kertas itu dimasukin Ustad Udin dalam kantong bajunye.

Stlh pemakaman dan tahlilan  smpe 7 hari 7 malem, di hari ketujuh tahlilan, tiba2 Ustad Udin inget surat wasiat dari almarhum.

Abis tahlil Ustad Udin berkata : "Hadirin sekalian, Almarhum ini org baik. Banyak kelakuannye yg patut kite tiru. Oh iya Ane baru inget, ada surat wasiat dari Almarhum."  Begitu dibuka tuh surat Ust Udin langsung pingsan. 

Kontan aje Mamat dan hadirin langsung panik.  Mamat langsung ambil tuh surat dan langsung baca. Isi suratnye : "Din, Lu berdiri sonoan dikit, selang oksigen gue lu injek...., eungap nih!"